Sepotong Episode Kampus


Hanya kesyukuran,, yaps, tak ada lagi yg pantas kulakukan selain bersyukur.. atas segala nikmat dan kasih sayangNya untuk ku hingga hari ini.. begitu banyak mimpi yang berseliweran di benak ku.. dan satu per satu dari mereka menampakkan wujudnya..

Aku memulai nya di Robota.. lembaga pendidikan perakitan robot, frencise asal semarang bersama seorang adik tingkat yg luar biasa.. enam bulan disana, demi menyenangkan hati orangtua dengan berat hati kutinggalkan, bergabung bersama keluarga besar SMK Labor Pekanbaru. menimba ilmu baru, dengan lingkungan yg baru..tp tak mengapa, dulu aku pernah bermimpi kalaupun ingin mengajar di sekolah, aku ingin mengajar di SMK.

Tak berapa lama, test di Bank Muamalat pun keluar hasilnya.. ya, aku sudah menantinya sejak lama. sedari bulan mei, tiga bulan kulewatkan hanya untuk mengikuti serangkaian test nya, dari mulai administrasi, tes tertulis (pengetahuan umum,perbankan syariah&keislaman), wawancara awal, psikotes, toefl, wawancara akhir dan test kesehatan.. sejujurnya, aku benar benar jatuh cinta pada Bank Syariah yg satu ini, sejak SMA. sejak pertama dapat pemahaman tth haramnya riba.. sayang, di kota kelahiran ku bank itu belum adašŸ˜„, aktifitas bersama organisasi menuntun ku masuk ke kantor cabangnya di pekanbaru, mengantar sebuah proposal kegiatan.. rasanya senang sekali, melihat mbak mbak berbaju ungu yg ramah dan santun.. terfikir, bisa gak ya aku seperti mereka..

Allah memberikan jawabannya, dari ratusan pelamar itu namaku masuk dalam 10 yg diterima.. Tak percaya rasanya, karna mereka yg sama2 lulus itu punya background yg cukup potensial, pernah kerja di telkom, bank bank konvensional maupun syari’ah.. dengan penampilan yang juga “ehem”šŸ™‚.. di kampus pun begitu, tahukah engkau teman, dari 10 orang yg terjaring di fakultas untuk jurusan SI, dua diantaranya S2, dua lagi alumni SI sendiri, dan satu lagi juga mahasiswa smt 8 yg telah tamat kuliah.. bersaing satu lawan satu, 10 menjadi 5.

Heran, kaget sekaligus senang.. aku tau sungguh bukan, bukan karna kuat dan hebat ku.. aku, hanyalah seorang mahasiswi yang menyelesaikan kuliah dalam waktu yg cukup lama, dengan ipk tidak seberapa dan kemampuan biasa saja.. jika ada yang berlebih dari seorang Dian Ramadhani saat ini, maka jawabannya tentulah “rezekinya”.. dan itu semata adalah nikmat dari Allah SWT.. betapa sayangnya Ia pada Hamba Nya yang masih jauh dari sempurna dalam pengabdian kepada Nya ini..

Harus memilih, salah satu untuk dijalani..

tidak mudah memang, karena pilihan2 itu sama sama kucintai.. mungkin ada kalanya satu mimpi harus mengalah untuk mimpi yang lain.. dan pilihan telah kujatuhkan, ya.. karna hidup memang pilihan. Mungkin, inilah kesempatan kedua untuk ku.. untuk membayar semua kekurangan ku dalam menuntut ilmu selama ini, aku tau aku harus membuktikan kesyukuran ini dengan belajar sebaik baiknya. dan tetap memberikan kontribusi untuk lingkungan ku, negara dan agama yang kucintai.. Semoga aku termasuk golongan hamba hamba yang bersyukur.. Aaamiin..

***

kampus tempat ku belajar dan mengajar saat ini, source pict dari pak nesdi


Related Post :

		

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s