Bilangan posotf (+) dan negatif (-)


plus-and-minus Source gambar

Dulu, ketika masih di bangku sekolahan..
kita di perkenalkan dengan bilangan positif dan negatif
bahwa sebelum 0 ada -1, -2, -3, -4 dan seterusnya

penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian bilangan positif memiliki aturan tersendiri
contoh :
(-) dengan (-) hasilnya (+) positif
(-) dengan (+) hasilnya (-) negatif
(+) dengan (-) hasilnya (-) negatif
(+) dengan (+) hasilnya (+) positif

ada cara mudah untuk mengingat aturan tersebut
bagaimana?

asumsikan bilangan (+) dan (-) itu dengan bilangan ganjil genap
pembaca tentu tak asing lagi dengan bilangan ganjil genap, karena relatif lebih mudah mengenalinya
Angka 1,2,3,5 adalah bilangan ganjil (tak habis dibagi dua)
Angka 2,4,6,8 adalah bilangan genap (habis di bagi dua)

seterusnya,
bilangan (-) kita asumsikan bilangan ganjil
bilangan (+) sebagai bilangan genap

So?
1. Angka genap, ditambah berapa pun angka genap, hasilnya pasti genap.
artinya (+) dengan (+) hasilnya (+) positif
2. Angka genap ditambah dengan angka ganjil, hasilnya pasti ganjil
artinya
(-) dengan (+) hasilnya (-) negatif
(+) dengan (-) hasilnya (-) negatif
3. Angka ganjil, ditambah dengan berapa pun angka ganjil, hasilnya pasti genap
artinya
(-) dengan (-) hasilnya (+) positif

Update:

Meskipun sudah dijelaskan di comment, tapi untuk tidak menyesatkan pembaca artikel ini saya revisi lagi🙂

Untuk penambahan dan pengurangan bilangan ganjio dan genap

Hasil akhir pada proses penambahan dan pengurangan bilangan ganjil dan genap, apakah bernilai negatif (-) atau positif (+) tergantung angka yang lebih besar.
klw yang lebih besar (+), maka hasil akhir akan (+),
klw yang lebih besar (-), maka hasil akhir negatif.

cth :

penambahan 1:
(+5) + (-2) = (+3), ada tiga tanda disini
(+), (+), (-2).
kita tinggalkan dulu (+5).
(+) dan (-2) adalah bilangan (+) dan (-)
sesuai aturan bilangan (+) dan (-) maka hasilnya (-)
genap dan ganjil = ganjil
berarti, (+) dan (-2) = (-2)

sekarang kita kembali lagi ke penjumlahan awal
(5) (-2)
angka 5 adalah angka yang lebih besar. jadi, angka hasil penjumlahan akan mengikut angka 5, yaitu positif (+)
karna (+5) (-2) = (+3)

pengurangan 1 :

(+5) – (-2) = (+7), tiga tanda, (+5), (-), (-2).
kita tinggalkan dulu (+5).
(-) dan (-2) adalah 2 bilangan (-)
aturan (-) (-) adalah (+)
ganjil ganjil = genap
jadi, (-) (-2) = (+2)

kembali ke awal
(+5) (+2)
angka yang lebih besar adalah (5), tanda (+)
maka hasil nya juga akan positif
(+5) (+2) = (+7)

coba kita lihat angka yang lebih besar negatif

penambahan 2

(+2) + (- 3) = (-1). 3 tanda, (+), (+), (-)
kita tinggalkan dulu (+2)
(+) dan (-3) = (-3) berlaku hukum (+) (-) = (-)
bilangan genap + ganjil = ganjil

kembali keawal
(+2) (-3)
angka yang lebih besar adalah 3, tanda (-), maka hasil akhir akan mengikut negatif (-)
(+2) (-3) = (-1)

pengurangan 2

(-2) – (-1) = (-1). 3 tanda, (-), (-), (-)
seperti sebelumnya, tinggalkan angka (-2) yang pertama
– (-1) adalah 2 tanda negatif.
aturan (-) (-)= (+). ganjil ganjil = genap.
hasilya (+1)

(-2) (+1), angka yang lebih besar adalah (-2), tanda negatif.
maka hasil akhir (-)
(-2) + 1 = (-1)

oke pembaca, semoga bermanfaat🙂


Related Post :

		

22 thoughts on “Bilangan posotf (+) dan negatif (-)

  1. saya tadi baca blognya, memang ada kesalahan mbak itu mbak bilang Angka genap ditambah dengan angka ganjil, hasilnya pasti ganjil
    artinya
    (-) dengan (+) hasilnya (-) negatif
    (+) dengan (-) hasilnya (-) negatif
    itu low untuk penambahan atau pengurangan salah besar. Ngak bisa dipastikan seperti itu itu tergantung besarnya angka serta hukum ++,- -,+-,+- , jadi tidak bisa dipastikan seperti itu. itu hanya berlaku dalam pembagian dan perkalian tolong diralat ya, atau diperbaiki. Karena itu membingungkan, walaupun di comentnya sudah mbak jelaskan

    Like

  2. ada yg keseleo di baris ke-16 *pasti ngitung baris..😀
    aturan yg 4 baris itu berlakunya (full) bukan di perkalian sama pembagian aja ya kak? CMIIW

    Like

    • hehe.. tetap berlaku ai..
      tapiii, kita tau untuk hasil proses penambahan dan pengurangan nya sendiri, apakah bernilai negatif (-) atau positif (+) tergantung angka yang lebih besar.
      klw yang lebih besar (+), maka hasil akhir akan (+),
      klw yang lebih besar (-), maka hasil akhir negatif.

      cth :

      penambahan 1:
      (+5) + (-2) = (+3), ada tiga tanda disini
      (+), (+), (-2).
      kita tinggalkan dulu (+5).
      (+) dan (-2) adalah bilangan (+) dan (-)
      sesuai aturan bilangan (+) dan (-) maka hasilnya (-)
      genap dan ganjil = ganjil

      berarti, (+) dan (-2) = (-2)

      sekarang kita kembali lagi ke penjumlahan awal
      (5) (-2)
      angka 5 adalah angka yang lebih besar. jadi, angka hasil penjumlahan akan mengikut angka 5, yaitu positif (+)
      karna (+5) (-2) = (+3)

      pengurangan 1 :
      (+5) – (-2) = (+7), tiga tanda, (+5), (-), (-2).
      kita tinggalkan dulu (+5).
      (-) dan (-2) adalah 2 bilangan (-)
      aturan (-) (-) adalah (+)
      ganjil ganjil = genap
      jadi, (-) (-2) = (+2)

      kembali ke awal
      (+5) (+2)
      angka yang lebih besar adalah (5), tanda (+)
      maka hasil nya juga akan positif
      (+5) (+2) = (+7)

      coba kita lihat angka yang lebih besar negatif

      penambahan 2
      (+2) + (- 3) = (-1). 3 tanda, (+), (+), (-)
      kita tinggalkan dulu (+2)
      (+) dan (-3) = (-3) berlaku hukum (+) (-) = (-)
      bilangan genap + ganjil = ganjil

      kembali keawal
      (+2) (-3)
      angka yang lebih besar adalah 3, tanda (-), maka hasil akhir akan mengikut negatif (-)

      (+2) (-3) = (-1)

      pengurangan 2
      (-2) – (-1) = (-1). 3 tanda, (-), (-), (-)
      seperti sebelumnya, tinggalkan angka (-2) yang pertama
      – (-1) adalah 2 tanda negatif.
      aturan (-) (-)= (+). ganjil ganjil = genap.
      hasilya (+1)

      (-2) (+1), angka yang lebih besar adalah (-2), tanda negatif.
      maka hasil akhir (-)

      (-2) + 1 = (-1)

      sekian😀, any more quetion sist? *capejgngetiknya

      Like

      • 🙄 yakin bukan hasil gugel..😛
        nah, itu dia maksudnya, “bernilai negatif (-) atau positif (+) tergantung angka yang lebih besar”, berlaku saat penambahan dan pengurangan.. kalau perkalian dan pembagian, hukum di atas masuk untuk semua jenis soal.. cmiiw lagi😀

        Like

        • prikitiuw..😀
          hukum angka yang lebih besar itu tidak membatalkan hukum ++,–,+-,+- ai
          tp dipakai sama sama🙂

          klw ga dipake artinya (+5) – (-2) bisa jadi = 3 dunk? (5-2), padahal kan ga gitu
          karna ada hukum (-)(-), artinya bukan (5-2) tp 5 + 2
          berarti hukum (-)(-) nya jalan kan?

          Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s