7 X 2 pesan, Nonton Film “Ketika Mas Gagah Pergi”


Hallo readers.. Ini pertama kali nya saya review film. Film yang udah dua bulan ke belakang saya tonton, tp ga kelar kelar di review dan posting, hihi

Udah tau judul nya kan..  Film ini dibuat based on novel karya mba Helvi Tiana Rossa dengan judul yang sama. Beliau adalah salah satu insan sastra yang udah malang melintang dengan puluhan buku, naskah drama, dan penghargaan.. detailnya di wikipedia Helvi Tiana Rosa

Nah, mumpung KMGP 2 nya belum tayang, buat readers yang kemaren ga sempat nonton, dan mau tau gambaran nya..  Bisa nyimak review dibawah ini yah😀

eng ing eng..

Pemain 

Rata rata pemain utama adalah pemain hasil casting. Pemeran utama nya sendiri bernama Hamas Syahid. Ada yang unik disini. Secara kebetulan atau enggak. Tanggal lahir nya sama dengan tanggal novel KMGP pertama kali di publish🙂, selain itu.. cerita film ini salah satu nya ada pesan kemanusiaan mengenai palestina. nah, Nama “Hamas” juga mirip dengan nama kelompok pejuang yang mahsyur di Palestina)

Pemain selanjutnya ada Masaji Wijayanto (Yudi), Aquino Umar (Gita) dan Izzah Ajrina (Nadia). tp Nadia sendiri belum muncul di film ini, tapi udah disebut dalam dialog gita dan tika.

Sementara pemain pendukung kita sudah kenal dengan nama besar kang epi kusnandar (suami suami takut istri), Mathias Muchus, irfan hakim, wulan guritno, shiren sungkar, dan lain lain.

Kesan

  1. Judul. Bagi masyarakat yang belum tau/pernah dengar novel nya mungkin sekilas judul nya rada beda, hehe.. Ini saya dapat dari tanggapan dari seorang bapak yang lagi ngobrol sama keluarga nya pas pemesanan tiket bioskop.. *GaSengajaNguping :-P , Ketika Mas Gagah Pergi.. judul film aja sampe 4 suku kata!😀, Gagah gitu mas nya ya? hihihi.. emang mas nya pergi kemana? bla bla bla..  Ssttt saya kasitau yah, gagah itu adalah nama tokoh dalam film nya. tapi emang gagah sih ya?😀
  2. Alur.  Berhubung Film ini berangkat dari novel tahun 90 an.. jadi nya jalan cerita nya ya sarat nafas tahun 90an.. dimana saat itu ada fenomena “hijrah” di kalangan segelintir mahasiswa, seperti mas gagah yang di besut di film ini.. Hijrah kemana sih? Kemana aja boleh? hihi ga ding..  Jadi cerita nya gagah sang kakak yang awalnya terasa perfect (cakep, baik, model, mapan dan dekat dengan adik) itu pergi ke pulau ternate untuk keperluan skripsi nya, nah disitu gagah bertemu dengan kyai ghufron yang banyak memberikan perubahan pada diri gagah.. Ketebak dong alur cerita nya? sebagian.. tentang si gagah yang berubah. Tapi, perubahan ini bisa dibilang yang ga meleset 360 derjat juga. Karena sehari hari sang aktor walau berprofesi sebagai model juga masih rajin sholat di mesjid dan gaul sama anak anak rohis. Ga yang drama dari pencopet, narkoba atau lainnya trus akhirnya jadi ustad, hehe. Tapi memang banyak yang kelihatan secara fisik berubah sih,. Most of all yang tertangkap adalah tentang penolakan nya gita terhadap perubahan si kakak.. mungkin penonton juga akan komentar.. segitu banget ya ga suka nya gita? well, emang kadang gitu sih.. keluarga sebagai lingkungan terdekat terkadang otomatis paling melihat dan merasakan perubahan dari seseorang ketika berproses hijrah. tp seiring berjalan nya waktu biasanya semua akan indah seperti sedia kala.. ecieee :-P
    di sisi lain cerita mengenai kegiatan gagah bersama sama teman nya di rumah cinta, dan ketika sang mama akhirnya dapat “hidayah” terasa kurang tereksplor, tapi bagian nya yudi, si mas fi sabilillah ini termasuk momen yang lucu menurut saya.. bayangin coba, ada ga orang yang ceramah di bus kota? it’s serious!!.. lucu tapi luarbiasa😀
    Bagi yang belum pernah baca novel nya mungkin agak kaget dengan lompatan cerita, tapi keseluruhan baik sisi heppy, sad, humor, dan heroik dan tegangnya dapat. Mungkin karena masih akan ada lanjutan film nya, jadi ya masih banyak pertanyaan yang belum terjawab di film ini.. Seperti apa aja sih yang dialami sama gagah di ternate sampai membuat dirinya berubah, gimana gita akhirnya bisa akur lagi sm kakak nya, dan sebagainya.
  3. Akting. Kalau mau di adu sama film film yang udah meraih oscar (heleh) pastinya ga sejajar lah ya.. akting bintang bintang baru ini walau ga seluwes pemain seniornya tapi tetap karakter nya tersampai kan cukup kuat (baik gagah dan gita sebagai kakak beradik yang dekat lalu berkonfilk. gita yang tomboi dan gagah yang ke bapakan. juga yudi sebagai gambaran aktifis yang aktif berdakwah, dan ringan tangan), masing masing saling bersinergi sehingga overal menurut saya tetap menyajikan sebuah adegan film yang kompak.
  4. Setting. Pengambilan gambar dan aransment pengiring cukup manis.. (dwiki dharmawan loh).. and you know, film ini juga didukung sama lagu yang dibawakan sama indah nevertari yang berjudul rabbana.. udah tau belum? suara merdu dan lirik lagu nya bikin mewek, hiks hiks..
  5. Nilai Plus. Nah, ini dia. Film ini punya nilai plus yang membuat kita perlu mempertimbangkan untuk menonton film ini, Kenapa? karena dengan nonton film ini, kita telah secara langsung ikut berdonasi.. Yess, karena 1 milyar dari keuntungan film ini akan di peruntukkan buat pendidikan bocah bocah di Indonesia timur dan 1 milyar lagi buat anak anak di Palestina..  Wauw.. sesuatu kan?🙂 *sumber

tiket nonton film KGMP

Pesan 

Nah, bagian ini yang paling panjang disini.. hehe, soalnya emang sepanjang film ini sarat sama pesan pesan yang positif..  Saya rangkum 7 diantaranya ;

  1. “Islam itu indah.. Islam itu cinta”
  2. “Jika kita tidak setuju dengan suatu kebaikan yang belum kita pahami, cobalah untuk bisa menghargainya.. ” ini nih yang paling fenomenal.. , ini sejalan dengan tanggapan tika, teman nya gita, “Kita ga harus sama untuk bersama,  seperti indonesia. Berbeda2 tapi.. ” tetap satu jua, hehe.. 
  3. “Hijrah itu pindah, berubah, saudaraku! Move on! Ya… move on!!! Moving on where? Allah says yessss! Yessss ke sesuatu yang lebih baik!!! Yess meninggalkan kemaksiatan dan kemungkaran, dalam hati, perkataan dan perbuatan”
  4. “Sabar itu indah.. Fasbir shqbran jamila. Allah tak memberi ujian melebihi kemampuan hamba Nya”
  5. “Mungkin jalan hidup ketika kelihatan susah, karena kita sering lupa sama yang maha punya.. “, “Mungkin kita miskin harta, tapi kita harus kaya dengan iman..” jlep   “Jangan sampai sudah kita miskin di dunia, banyak berbuat maksiat pula, hingga kelak melarat di akhirat.Na’udzubillahi min dzalik”
  6. “Terkadang kehilangan begitu pahit untuk dirasakan.. hanya keikhlasan yang menjadi penawar hati untuk melepasnya.. demi meneruskan perjuangan”
  7. “Fii ahsani taqwim. Artinya Allah menciptakan kita dengan sebaik-baik bentuk. Anda merasa pesek, jereng, tonggos, jerawatan, hitam legam? Merasa jelek? Tak perlu demikian. Percayalah anda harus tetap bersyukur karena itu sebaik-baik bentuk Anda. Amalan anda yang akan membuat Anda lebih ganteng dan cantik, terutama di hadapanNya. Dan sebaik baik manusia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Jadi sudahkah kita bersyukur atas keberadaan kita hari ini?”

dan ini pesan pesan tidak langsung nya

  1. Tentang Sentuhan.. Cara orang sunda salaman, ga sentuhan tapi tetap santun.. Hayoo siapa orang sunda?😀 Waktu itu gita protes kenapa gagah tidak mau berjabat tangan dengan teman wanita nya. Sang kakak meminta sang adik membacakan kutipan dari sebuah buku yang berisi hadist bahwa Rasulullah SAW tidak pernah berjabat tangan dengan wanita kecuali mahram nya.. di balas sang adik, tapi kiyai2 yang disebutkan sang adik tetap salaman? lalu gagah menjawab, “bukankah Rasulullah Uswatun Hasanah? Teladan terbaik..”
  2. Tentang cinta lingkungan. Gagah dan teman teman nya menunjukkan dengan gotong royong untuk menanam bibit pohon magrov 400 m di tepi pantai sebagai tanggul alamai dari hempasan air laut.
  3. Yudi yang senang menolong sesama (saat ada keakaran, beliau juga menolong sang ibu yang kehilangan suami nya dengan membantu mencari di gereja sekitar)
  4. Bersyukur punya keluarga, ga kesepian  :-D (pesan yang disampaikan tika, sahabat gaulnya gita yang lucu banget.. )
  5. Memerankan film tanpa touching ternyata juga bisa.. seperti gagah dan gita yang berdua adalah kakak beradik
  6. Istiqomah..  Sahabat2 nabi juga mantan preman., tp setelah tobat mreka istiqamah.. (apa sih istiqomah? :-P)
  7. Do’a bisa jadi aktifitas terbesar dalam tubuh kita..  (Dr. Alexis Carrel. Ia peraih Nobel dalam bidang kedokteran tahun 1912, dan direktur riset Rockfeller Foundation. Hasil penelitiannya membuktikan bahwa berdoa bisa menjadi sumber aktivitas terbesar bagi anggota tubuh kita. kebiasaan berdoa bagaikan tambang radium yang menyalurkan sinar dan melahirkan kekuatan diri.)..  Amazing!

Gimana readers, penasaran gak?  :-)

Kehadiran KMGP ini bisa dibilang geliat positif dalam meramaikan khasanah film indonesia, terkadang, di tengah tontotan dengan citarasa dari mulai yang paling dekat dengan kehidupan sehari hari sampai yang aneh aneh bin ajaib, seenggaknya masyarakat jadi tau, ternyata ada loh film bisokop yang ga cuma nampilin cinta cintaan, beranteman, horor hororan.. tapi juga menyampai nilai nilai islam. you know, film ini bener bener lahir dari sebuah  idealisme.. demi mempertahan kan pesan tentang palestina, film ini didanai dari kantong kantong pribadi dan sponsor yang tergerak hatinya merealisasikan cita cita sang penulis.. beliau sampe keliling indonesia buka patungan dan jual tiket pre sale untuk menutupi ongkos produksi.. hmm memprihatinkan memang guys..  tp itulah kenyataan nya  :-)  baca 2 3

at last, buat yang belum nonton.. ayoo, masih ada kesempatan di pekan film KMGP 11-13 maret 2016 yang berbarengan dengan milad kmgp dan hamas syahid di Blitzmegaplex Grand Indonesia maupun kota kota lain di Indonesia..  cek info disini

Ok, Sampe ketemu di review selanjutnya yah..🙂

Trailer Ketika Mas Gagah Pergi

Trailer Ketika Mas Gagah Pergi 2

Related Post :

8 thoughts on “7 X 2 pesan, Nonton Film “Ketika Mas Gagah Pergi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s