Mendidik dengan Kekuatan Fitrah

Lagi lagi saya harus belajar dan berfikir ulang materi materi yang diberikan selama program Matrikulasi IIP, kali ini dengan tema mendidik dengan kekuatan fitrah.. Selama ini, yang saya fahami baru sebatas fitrah sang anak dalam hubungan nya dengan Sang Pencipta, Allah Subhanahu Wata’ala seperti yang dijabarkan dalam QS. Al-A’raf: 172 yang artinya

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), Kami menjadi saksi”. (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”

yang berarti setiap anak sebelum lahir kedunia fitrah nya meyakini dan meng-esakan Allah Subhanahu Wata’ala, maka peran lingkungan (keluarga maupun masyarakat) lah yang akan mempengaruhi apakah anak tersebut akan tumbuh dan hidup sesuai fitrah nya atau bukan.. Ternyata, mendidik dengan kekuatan fitrah itu lebih luas lagi.. tidak hanya fitrah berbasis keimanan, juga fitrah bakat, fitrah belajar, fitrah perkembangan, sampai fitrah seksual.. Continue reading

Advertisements

Jurusan apa sih yang ingin ditekuni #1-NHW(IIP)

Jurusan apa sih yang ingin ditekuni #1-NHW(IIP) edisi update

Seperti yang pernah saya jelaskan postingan sebelumnya

baca : Skenario Matrikulasi Ibu Professional

Saya diberikan NHW yang disingkat dari Nice Home Work.. Wow.. pemilihan istilah yang lumayan ya membuat ketakutan kita berkurang, lah secara judulnya kan menyenangkan :D.. Tugas pertama sih cukup menyenangkan.. karena kita diminta menemukan passion kita, lebih konkritnya jurusan yang ingin kita tekuni..  Jurusan yang ingin saya tekuni kedepan mestilah jurusan yang merupakan passion saya kan ya, sama seperti jurusan yang ingin di pilih anak saya kelak.. Sebelum sampe ke anak nih, ibu nya dulu donk yang harus tau apa passion nya sendiri.. -_-

Continue reading

Cerita Buku Ecek Ecek

Teringat pesan seorang dosen, mulai sekarang jangan biasakan membaca buku ecek ecek.. belajar lah dari sumber yang tepat.. . Statement tersebut ia katakan mengomentari cara belajar kami, yang masih membaca materi dari buku buku teks berbahasa indonesia. yaps pembaca, buku pegangan yang ada ditangan kami itulah yang disebut buku ecek ecek.. Continue reading